Tidak ada lagi AIF :(

Pagi ini saya iseng untuk mencoba memasang Arch Linux dengan installer terbaru (2012.10.06) di PC tempat saya mburuh. Saya agak terkejut dengan tidak disertakannya AIF – Arch Installation Framework di media instalasi tersebut. Suraaaaamm! Bagaimana tidak suram? Lha wong saya merasakan mudahnya memasang Arch Linux selama ini berkat AIF tersebut. Sekarang? Ya kudu manual mempartisi…

Netkut: TuxCut versi KDE?

Netkut adalah proyek iseng saya untuk mengisi waktu yang senggang (maklum saya pengangguran). Pada dasarnya Netkut adalah TuxCut dengan antar muka yang saya buat sendiri dengan Qt Designer. Saya membuat antar muka Netkut karena menurut saya antar muka TuxCut kurang menarik. Sedangkan kode untuk operasi memotong koneksi, scan IP dan MAC address, proteksi dari spoofing, dan…

Perubahan antarmuka pada Choqok

Malam ini kebangun dan membaca dent dari @mtux di Identi.ca, dia posting mengenai perubahan antarmuka pada Choqok. Setelah lihat screenshot dari @mtux, kok antar muka yang baru ini keren pikir ku, buru-buru aku buka konsole dan nge-pull source Choqok dari git.kde.org dilanjutkan dengan ritual compile. Taadaaa, akhirnya bisa menikmati perubahan antar muka pada Choqok 😀

KDE Telepathy

Aah, akhirnya punya kesempatan mencoba KDE Telepathy the new IM solution for KDE di Arch Linux. Meski harus install dari repository [testing] Sejauh saya mencoba ternyata asyik juga integrated IM ini, mirip dengan Empathy di GNOME 🙂 =-=-=-=-= Powered by Blogilo

Hangout dengan Chakra

Diajakin bayek tabung hangout di Google+ jadi ingat kalau belum install google-talkplugin di Chakra. Sayangnya paket google-talkplugin hanya tersedia dalam bentuk .deb (Debian/Ubuntu) dan .rpm (Fedora/openSUSE).

Diaspora*

Sekitar akhir tahun 2010 yang lalu aku mendengar proyek diaspora. Dan baru sekarang aku punya akun di joindiaspora.com setelah di undang oleh tahtouhg. Sebelumnya aku sempat coba diaspora pod di my-seed.com dan diasp.org. Apa itu Diaspora? Yah semacam social network service seperti Facebook, Google+ (nampaknya Google+ ngikutin style-nya Diaspora), untuk lebih jelasnya silakan kunjungi halaman…